LAYARASPIRASI.COM-Wakil Bupati (Wabup) Tebo Nazar Efendi menghadiri penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan kontrak konstruksi Program Cetak Sawah Tahun Anggaran 2026 yang digelar di The Margo Hotel.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari percepatan program ketahanan pangan nasional melalui pengembangan lahan sawah baru yang dilaksanakan secara sinergis antara pemerintah daerah, TNI, dan Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Dalam kegiatan itu, seluruh pihak menegaskan komitmen agar program cetak sawah tidak hanya selesai secara administratif, tetapi juga benar-benar dapat dimanfaatkan masyarakat hingga tahap tanam dan panen.
Wakil Bupati Tebo, Nazar Efendi, mengatakan Pemerintah Kabupaten Tebo menargetkan pelaksanaan program cetak sawah dapat selesai 100 persen sesuai kontrak yang telah disepakati.
“Kami berharap seluruh pekerjaan dapat berjalan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional,” ujar Nazar Efendi Rabu ,(13/5/2026).
Ia menambahkan, pelaksanaan pekerjaan direncanakan berlangsung selama 90 hari kalender dengan masa efektif kerja sekitar 76 hari.
Karena itu, seluruh pihak diminta segera bergerak mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu.
“Koordinasi dan percepatan di lapangan sangat penting agar proses cetak sawah dapat selesai tepat waktu dan langsung memasuki tahap produksi,” katanya.
Selain itu, pemerintah daerah juga akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar warga memahami manfaat dan tujuan program cetak sawah sehingga pelaksanaannya mendapat dukungan penuh di lapangan.
Program cetak sawah ini diharapkan mampu meningkatkan luas lahan pertanian produktif di Kabupaten Tebo sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah meningkatnya kebutuhan pangan nasional.(*)








