LAYARASPIRASI.COM- Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban insiden runtuhnya jembatan penyeberangan di Sungai Limau, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, setelah enam hari pencarian.
Korban bernama Iyan (35), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.
Korban yang merupakan warga RT 05 Desa Parit Pudin, Kecamatan Pengabuan, ditemukan oleh warga di wilayah Parit 2 Sungai Rumbai, Desa Ketapang.
Lokasi penemuan berada sekitar 25 kilometer dari titik awal korban dilaporkan hanyut.
Usai menerima informasi penemuan tersebut, tim SAR gabungan langsung menuju lokasi melalui jalur sungai untuk melakukan evakuasi.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.
Koordinator Unit Siaga SAR Kuala Tungkal, M. Mujadit, mengatakan proses pencarian dilakukan sejak hari pertama kejadian bersama berbagai unsur SAR gabungan dan masyarakat setempat.
“Korban ditemukan sekitar 25 kilometer dari lokasi kejadian awal dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya tim bersama masyarakat melakukan evakuasi dan korban telah dibawa ke rumah duka,” kata Mujadit.
Peristiwa nahas itu terjadi pada Rabu, 20 Mei 2026 sekitar pukul 11.15 WIB di Sungai Limau RT 05 Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat kejadian korban tengah melakukan pekerjaan pengelasan di bagian bawah jembatan penyeberangan.
Namun secara tiba-tiba jembatan runtuh sehingga korban terjatuh ke sungai dan hanyut terbawa arus.
Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Unit Siaga SAR Kuala Tungkal, Baharkam Polri, Ditpolairud Polda Jambi, Polres Tanjung Jabung Barat, Pos TNI AL Tanjab Barat, Babinsa, BPBD, PMI, serta masyarakat sekitar.
“Korban ditemukan sekitar pukul 02.00 WIB oleh masyarakat di wilayah Parit 2 Sungai Rumbai, sekitar 25 kilometer dari lokasi kejadian awal,” tutupnya.(*)








