LAYARASPIRASI.COM-Beduka (70) Anak Buah Kapal (ABK) yang jatuh dari pompong muatan kelapa sawit di Kabupaten Tanjung Jabung Timur ditemukan mengapung sejauh kurang lebih 5 KM dari lokasi kejadian dalam keadaan meninggal dunia.
Korban ditemukan Rabu (1/1/2025) pukul 14.35 WIB setelah dua hari dilakukan pencarian oleh SAR gabungan yang terdiri dari tim kantor SAR Jambi, Polairud Nipah Panjang, Polsek Nipah Panjang, TNI AL, BPBD Tanjabtim, dan nelayan untuk memperluas area penyisiran.
Selanjutnya korban langsung dibawa menuju ke rumah duka menggunakan ambulance untuk segera dimakamkan.
Hal itu dibenarkan langsung oleh Nongki Y.P Komandan Unit Siaga SAR Nipah Panjang.
“Benar, korban ditemukan di Nipah Kuning Kecamatan Nipah Panjang sekitar 10 mil dari lokasi kejadian,” ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, dua Anak Buah Kapal (ABK) terjatuh dari kapal pompong bermuatan sawit di Sungai Batanghari, tepatnya di Kecamatan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim).
Komunikasi Kantor SAR Jambi menerima informasi dari nelayan setempat bahwa telah terjadi kecelakaan kapal, yaitu dua ABK terjatuh dari pompong muatan sawit.
Kepala Kantor SAR Jambi, Adah Sudarsa, peristiwa tersebut terjadi Selasa (31/12/2024) sekira pukul 09.45 WIB, saat itu kapal pompong muatan sawit ingin menyeberangi sungai dari Parit 2 menuju Parit 6.
Di perjalanan kata Adah Sudarsa, dua ABK yang ada di atas pompon tersebut terjatuh karena terpeleset dan terbawa arus.
Satu ABK berhasil selamat yaitu Amirudin dan satu ABK lainnya yaitu Beduka (70) yang hilang terbawa arus sungai.
“Setelah mendapatkan informasi tersebut, tim unit Siaga SAR Nipah Panjang bergerak ke lokasi untuk melakukan pencarian. Dan, satu tim diberangkatkan juga dari Kantor SAR Jambi untuk penambahan personel,” ujar Kepala Kantor SAR Jambi.(*)








